Redakan Kram pada Usia Lanjut

TIDAK sedikit warga lanjut usia yang mengalami kram saat bangun tidur. Di antara mereka bahkan keluhan bertambah dengan terjangkiti kejang otot ketika beraktivitas. Akibatnya, kegiatan yang dilakukan tidak maksimal.

Menurut dr Haryo Pratiknyo SpS, ada beberapa faktor penyebab timbulnya kram. Untuk memastikan penyebab kram yang sesungguhnya, perlu dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh dokter. Itu bertujuan agar mendapatkan penanganan yang tepat. Sebab, lanjut Haryo, peredaran darah yang tidak lancar serta metabolisme tubuh yang tidak bagus– juga dapat memicu kram. Aliran darah di kaki yang tidak lancar menyisakan hasil metabolisme jaringan berupa asam laktat yang menumpuk di otot kaki. Kondisi itu menimbulkan rasa sakit dan kejang. Seseorang yang mengalami hiperkolesterol pun dapat mengalami kram. ”Penyebab lain dari kram adalah kelelahan,”.

Cara paling mudah menghindarkan kram pada warga yang telah berusia 50 tahun ke atas adalah mengontrol segala aktivitas yang dijalankan. Hindari aktivitas berat. Terutama mereka yang masih aktif melakukan olahraga atau senam. ”Untuk menghindari kram, sebelum olahraga atau senam, lakukan peregangan atau warming-up terlebih dulu,” ujar dokter spesialis saraf Rumah Sakit Surabaya Internasional itu.

Kalau kram datang menyerang, tindakan permulaan yang dapat diambil adalah menarik bagian tubuh yang kram ke arah berlawanan secara perlahan. Tahanlah posisi tersebut selama beberapa detik sehingga ketegangan pada otot mengendur. Setelah sakit reda, dapat dilakukan pemijatan sekitar 5–10 menit di area kram untuk mengendurkan otot sekaligus memberikan kehangatan. ”Untuk memberi kehangatan, bisa juga bagian yang kram diolesi balsam,” ujarnya. (may/ayi)

Ditulis ulang oleh : Agam Rosyidi
URL artikel : http://penuh.info/2009/redakan-kram-pada-usia-lanjut/
Sumber : Jawa Pos, 16 Juni 2009

Tulis Opini Anda

Ceritakan semua opini anda tentang artikel ini...
Jika ingin menampilkan foto pada kolom komentar, silakan daftarkan email anda ke : gravatar!